Proses Persilangan Burung Kenari agar Sukses di Ternakan

By | September 11, 2016

Proses Persilangan Burung Kenari agar Sukses di Ternakan

Dalam beternak Burung Kenari dibutuhkan kemampuan untuk menyilangkan beberapa jenis Burung Kenari agar menghasilkan anakan yang berkualitas. Seperti kita ketahui, jenis Burung Kenari cukup banyak. Dari yang impor, lokal, lokal super hingga kenari lokal biasa. Masing – masing mempunyai kelebihan dan karakter yang khas. Untuk itu seorang penangkar mempelajari proses persilangan agar dapat menghasilkan anakan sesuai yang dikehendaki.

Burung Kenari sendiri ada yang mempunyai kelebihan pada suaranya, contohnya adalah kenari Yorkshire. Ada yang mempunyai kelebihan pada penampilannya , contohnya Burung Kenari Gloster yang mempunyai jambul yang indah. Ada lagi kelebihan pada warnanya atau postur tubuhnya. Semua itu membutuhkan trik agar dapat menghasilkan anakan yang berkualitas. Memang tidak semua jenis kenari dapat di silangkan dengan jenis lain akan berpotensi menghasilkan anakan yang cacat bahkan kematian. Untuk itu perlu pengetahuan agar tidak salah dalam menyilangkan jenis kenari.

Burung Kenari Gloster

Burung Kenari Gloster

Untuk proses penjodohan dimulai pada saat umur kenari jantan 8 -9 bulan sedangkan betina berumur 7 – 8 bulan.

 Bagi anda yang ingin menangkarkan Burung Kenari maka perlu memperhatikan tips berikut ini:

  • Pilihlah pejantan yang suaranya bagus dan gacor
  • Sudah memasuki masa kawin
  • Lincah, sehat, tidak cacat dan dari keturunan yang bagus

 Jika ingin menyilangkan dengan jenis lain, maka perlu memperhatikan usia ideal bagi masing-masing jenis kenari yang akan disilangkan:

Untuk kenari lokal umur pejantan 8 -9 bulan dan betina umur 7 – 8 bulan

Untuk kenari Yorkshire umur pejantan 16 – 18 bulan dan betina umur 14 – 16 bulan

Untuk kenari F1 umur pejantan 14 – 16 bulan dan betina umur 12 – 14 bulan

Untuk kenari F2 umur pejantan 14 – 16 bulan dan betina umur 12 – 14 bulan

Untuk kenari F3 umur pejantan 1 – 16 bulan dan betina umur 12 – 14 bulan

Terlihat bahwa ada perbedaan usia ideal antara jenis kenari yang satu dengan yang lain saat disilangkan. Untuk itu sebelum menyilangan, bisa ditentukan mana indukan jantan dan betina yang siap disilangkan.

Mempersiapkan sangkar untuk menyilangkan burung kenari

Untuk ukuran sangkar yang ideal untuk menyilangkan burung adalah yang berukuran panjang 45 cm dan lebar 40 cm. Selain itu posisi kandang ditempelkan disisi  dinding agar posisi sangkar kuat dan tidak bergoyang – goyang yang bisa menyebabkan kegagalan saat proses penetasan telurnya. Penempatan sangkar juga mempengaruhi tingkat keberhasilan, dimana lingkungan yang tenang akan membuat burung merasa nyaman saat disilangkan. Dengan begitu akan meningkatkan persentase persilangan.

Burung Kenari

Burung Kenari

Bagaimana proses penjodohan Burung Kenari?

  1. Untuk mempercepat masa birahi Burung Kenari, bisa diberikan telur burung puyuh yang direbus dan sayuran seperti sawi agar meningkatkan birahi pada indukan jantan dan betina. Makanan bisa ditambahi dengan multivitamin untuk meningkatkan stamina burung.
  2. Pada tahap awal, kenari jantan dan kenari betina diletakkan dalam kandang yang berbeda. Setelah keduanya ada tanda-tanda sedang birahi maka kedua kandang diletakkan berdekatan. Pada tahap awal jarak kedua kandang sekitar 20-30 cm.
  3. Setelah 3-4 hari kemudian, lihat gejala atau tanda-tanda birahi pada indukan burung. Jika kenari jantan mulai mengepak-kepakkan sayap, berkicau dan menabrak ke sangkarnya sedangkan betina melebarkan sayapnya sambil  jongkok maka itu pertanda kedua indukan siap untuk disilangkan.
  4. Pindahkan pejantan ke sangkar betina. Setelah pejantan mengawini betina maka kita perlu mempersiapkan tepat untuk bertelur di dalam kandang. Sangkar tersebut akan di tata oleh betina dan dijadikan tempat untuk bertelur.
  5. Setelah bertelur 3 – 6 butir maka burung kenari mulai akan mengerami hingga 14 hari lamanya.
  6. Setelah menetas, anakan burung masih diletakkan dalam satu sangkar dan akan diasuh bersama-sama dengan pejantannya. Anakan burung masih harus diloloh atau disuapi oleh indukan dan betinanya.
  7. Pada saat anakan sudah dapat makan sendiri dan bulunya mulai berkembang maka anakan dapat dipindahkan ke lain sangkar.

 

Setelah anakan dipindahkan dari sangkar perkawinan, maka saatnya kita memelihara dan memperhatikan kebutuhan bagi anakan burung diantaranya adalah:

  1. Memberi pakan berupa telur burung puyuh setiap hari setengah butir telur per porsi.
  2. Pemberian biji-bijian seperti milet dengan porsi kecil.
  3. Memberikan biskuit supe canary agar anakan tumbuh berkembang dengan cepat.
  4. Untuk minuman diberikan air bersih yang terbebas dari kaporit. Untuk itu air minum diberikan dari sumur atau air mineral kemasan.
  5. Untuk sayuran dan buah diberikan seperti sayur sawi, jagung muda yang telah dikupas kulitnya dengan porsi kecil.

Setelah anakan beranjak besar, dapat kita melatih dengan memperdengarkan suara rekaman/ mp3 agar Burung Kenari terbiasa dan bisa menirukan.

Burung Kenari

Burung Kenari

Kata Terkait: Jual Burung Kenari, Harga Burung Kenari, Kenari, Burung Kenari, Jenis Kenari, Suara Kenari, Kicau Kenari, Ternak Kenari

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *