Penyakit yang Sering Menyerang Ayam dan Pengobatan Serta Pencegahan yang Dapat di Lakukan

By | April 7, 2016

PENYAKIT YANG SERING MENYERANG AYAM DAN PENGOBATAN SERTA PENCEGAHAN YANG DAPAT DI LAKUKAN

Salah satu penyebab penyakit pada ayam adalah bakteri, penyakit ini bersifat kronis dan menimbulkan kerugian ekonomi bagi peternak karena dapat menurunkan produksi bahkan menimbulkan kematian . Pada bagian ini kita akan membahas salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri yaitu Snot/Coryza.

Memisahkan Ayam yang Sakit

Memisahkan Ayam yang Sakit

Mari kita kenali dulu penyakit yang satu ini

  1. Penyebab 
    Snot/Coryza  disebabkan oleh bakteri Haemophillus gallinarum. Penyakit ini menyerang ayam akibat adanya perubahan musim (pancaroba) dan perubahan suhu yang ekstrim pada daerah tropis. Perubahan musim biasanya mempengaruhi kesehatan ayam, karena dapat memepengaruhi daya tahan ayam.. Penyakit ini biasanya menyerang hampir semua umur ayam.
  2. Ciri-ciri penyakit Snot
  • ayam terlihat kusam, mengantuk, sayapnya turun dan pertumbuhan lambat.
  • keluar lendir dari hidung, kental berwarna kekuningan dan berbau busuk
  • pada bagian muka dan mata bengkak akibat pembengkakan sinus infra orbital
  • terdapat kerak dihidung
  • ayam mengorok, sulit bernapas dan nafsu makan dan turun
  1. Diagnosa Banding Penyakit

Penyakit ini memiliki kesamaan dengan penyakit lain antara lain Infectious Laryngo Tracheitis (ILT) . Pada ILT terdapat kesamaan keluar lendir dari hidung, ILT berbau amis sedangkan Snot berbau busuk. Terdapat kesamaan bunyi ngrorok pada penyakit ini, pada penyakit ini ada ciri-ciri yang mudah dikenali . Pada ILT pada bunyi ngorok “chekok”, pada Snot bunyi ngorok” Chek”

  1. Angka kematian

Angka kematian yang ditimbulkan oleh penyakit ini mencapai 10% tetapi angka morbiditas atau angka kesakitannya mencapai hingga 50-80%. Snot bersifat kronis, biasanya berlangsung antara 1-3 bulan. Ayam berumur kurang dari 16 minggu mempunyai angka kematian yang cukup tinggi jika terkena penyakit ini. Sedangkan ayam yang sedang bertelur dapat disembuhkan tetapi produktivitas telur menurun hingga 10-40 %.

  1. Penularan Penyakit
  • Penularan penyakit dapat melalui hewan perantara
  • Penularan melalui kontak langsung, udara, debu, pakan, air minum, petugas kandang, kendaraan keluar masuk kandang dan peralatan yang digunakan.
  1. Penanganan Penyakit
  1. Upaya pencegahan yang dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan kandang dan lingkungan dengan baik. Penerapan biosecurity sangat diperlukan untuk meminimalisir penyakit ini.
  2. Penanganan Awal dilakukan karena penyakit ini mempunyai penularan yang sangat cepat dan luas, ayam yang terkena Snot harus sesegera mungkin dipisahkan dari kelompoknya.
  3. Pengobatan Snot yang diberikan adalah pemberian antibiotika seperti amoxylin, streptomycin, preparat sulfat seperti sulfadimethoxine atau sulfathiazole, Ultramycin, imequil atau corivit, enrofloksacyn , amphycillin dan colistin Selain memberikan obat yang diberikan bersama dengan air minum, kami juga memberikan obat secara suntikan pada ayam yang sudah parah. Obat yang kami berikan adalah Sulfamix dengan dosis 0.4 cc/kg BB ayam.
  1. Penanganan Penunjang

Pemberian vitamin dosis tinggi membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stess dan penyakit

Kata terkait:
penyakit ayam dan obatnya, penyakit ayam kampung dan pengobatannya, penyakit ayam kampung, penyakit ayam aduan, jenis penyakit ayam kampung, penyakit ayam broiler, penyakit ayam kalkun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *