Kontes Ayam Serama Mulai Menggeliat Lagi di Surabaya

By | May 18, 2015

Kontes Ayam Serama Mulai Menggeliat Lagi di Suarabaya

Ayam serama yang memiliki ke unikan tersendiri dari bentuknya yang mungil akan telihat lucu saat berjalan dan membusungkan dadanya. Berikut berita yang kami dapatkan dari lensaindonesia.com. Selamat menikmati!

Kontes Komunitas Ayam Piala Wali Kota Surabaya 2015

Ayam-ayam ini adu bakat berlenggak-lenggok ria – Kontes Komunitas Ayam Piala Wali Kota Surabaya 2015 – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ikut menyaksikan kontes komunitas ayam di Taman Flora

(Foto: Iwan)

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ikut menyaksikan kontes komunitas ayam serama di Taman Flora

LENSAINDONESIA.COM: Empat ekor ayam serama berlenggak-lenggok di atas ‘catwalk berupa meja berbalut kain hijau. Seolah tahu sedang diperhatikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang bersemangat ‘ngudang ayam’, keempat ekor ayam mungil tersebut semakin asyik menunjukkan aksinya.

Kontes Ayam Serama

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ikut menyaksikan kontes komunitas ayam di Taman Flora (Foto: Iwan)

Dari membusungkan dada, berjalan lenggak-lenggok, hingga menoleh kanan-kiri, persis seorang model. Mendadak, seekor ayam yang tengah pamer ‘gaya’ itu, terjatuh ke lantai karena beraksi terlalu ke tepi meja. Sontak, insiden itu membuat wali kota tertawa lantas memungut ayam itu dan menaruhnya kembali ke ‘cat walk’.

Begitulah cuplikan suasana keseruan “Kontes Komunitas Ayam Piala Wali Kota Surabaya 2015” yang digelar di Taman Flora, Bratang, Surabaya, Minggu (17/5/2015). Ada ratusan peserta dari berbagai komunitas ayam yang berpartisipasi dalam kontes tahunan bertema “Surabaya Semarak Satwa” tersebut.

Wali Kota Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, penting kontes seperti ini bisa digelar setiap tahun. Menurutnya, kontes seperti ini tidak sekadar berfungsi untuk menyalurkan hobi. Tetapi juga berperan untuk pelestarian satwa.

“Mari kita hidupkan kecintaan kita pada satwa yang selama ini anak-anak kita belum kenal. Di Indonesia ada banyak satwa yang bisa kita lestarikan. Sayang kalau kelak, anak-anak kita tidak tahu,” tegas wali kota.

Sementara Gagat Rahino, salah satu pecinta satwa yang juga panitia kontes komunitas ayam piala wali kota 2015 mengatakan, peserta tahun ini ini jauh lebih banyak mencapai 350 peserta. Mereka berasal dari Aceh, Lampung, DKI Jakarta, Jogjakarta, Jombang, Blitar dan kota-kota lainnya.

“Kontes komunitas ayam Piala wali kota Surabaya ini memang ditunggu-tunggu oleh komunitas ayam nasional. Ini karena untuk level nasional, belum ada kontes ayam yang level nya seperti di Surabaya ini,” tegas Gagat.

Selain adanya format baru dalam sistem penilaian, juga ada tiga juri berkelas internasional karena seringkali terlibat dalam kejuaraan kontes ayam tingkat ASEAN. “Untuk juri internasional ada tiga, juri nasionalnya juga tiga,” sambung dia.

Pantauan di lokasi, Taman Flora tidak hanya dipenuhi oleh komunitas ayam yang berpartisipasi dalam kontes tersebut. Ratusan warga juga terlihat antusias menyaksikan kontes ayam yang tidak mereka saksikan setiap pekan ini.

Apalagi, untuk tahun ini, selain kontes nasional ayam ketawa IV dan kontes ayam serama III, juga digelar kontes kontes ayam pelung II. Warga juga bisa melihat ayam Jepang onagadori yang ekor nya panjang melambai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *