Cara Menggunakan Mesin Penetas Telur Untuk Menetaskan Telur Ayam Kampung, Telur Itik Maupun Telur Burung Puyuh

By | August 27, 2016

Cara Menggunakan Mesin Penetas Telur Untuk Menetaskan Telur Ayam Kampung, Telur Itik Maupun Telur Burung Puyuh

Zaman dahulu untuk menetaskan telur kita masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan mengeramkan pada indukan langsung. Seiring perkembangan zaman, hal tersebut mempunyai banyak kelemahan-kelemahan. Terbatasnya jumlah telur yang dapat ditetaskan termasuk salah satu kendalanya. Mungkin bagi orang yang memelihara ayam dalam jumlah terbatas hal tersebut tidak menjadi kendala tetapi akan berbeda bagi pebisnis anak ayam yang harus menghasilkan anak ayam perhari dalam jumlah yang banyak. Maka muncullah mesin tetas telur yang menjadi solusinya.

Telur Ayam Menetas Menggunakan Mesin Penetas Telur

Telur Ayam Menetas Menggunakan Mesin Penetas Telur

Mesin tetas telur berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Berawal dari mesin tetas sederhana dan masih manual, berangsur-angsur kini menjelma menjadi mesin tetas canggih yang bisa menampung banyak telur dari berbagai jenis dan ukuran. Kita tidak perlu bersusah-payah membolak-balik telur satu-persatu tapi secara otomatis bisa memutar sendiri dengan suhu dan kelembaban yang sesuai dengan aturan.

Untuk meraih kesuksesan dalam menetaskan telur ada beberapa hal yang perlu kita lakukan:

  1. Menyeleksi Telur Tetas.

  • Bentuk telur

  • Kebersihan kulit telur

  • Besar kecil telur

  • Keberadaan kantung udara

  • Lama penyimpanan

  • Rasio jantan dan betina

  1. Perawatan Telur

  • Untuk membersihkan kulit telur bisa dengan menyemprotkan menggunakan desinfectant

  • Dalam metakkan telur atur dengan posisi bagian tumpul diatas

  • Atur suhu pada 5-15 derajat Celcius

  1. Lokasi Mesin Tetas

  • Untuk tata letak lokasi mesin penetas telur pada tempat yang terlindung dari sinar matahari

  • Perlu diingat untuk tidak menempatkan mesin tetas pada posisi di depan atau di belakang rumah, di dekat lemari es atau mesin cuci, depan pintu masuk rumah, depan kamar mandi, dekat dapur atau di dekat tempat-tempat yang terasa gaduh.

  • Dalam memilih lokasi mesin penetas telur di atur di lokasi seperti halnya ayam indukan betina sedang mengeram.

  1. Sediakan Panas Cadangan Bila Listrik Kebetulan Padam

  • Lampu minyak tanah

  • Batubara

  1. Persiapan Mesin Tetas telur

  • Sehari sebelumnya telur sebaiknya dibersihkan dengan desinfectan

  • Tutup mesinnya

  • Mesin penetas telur dinyalakan pada 38-40 derajat Celcius

  1. Atur Temperatur dan Suhu pada 38-40 derajat Celcius dengan kelembababan sekitar 50-60 %

  2. Atur sirkulasi udara mulai hari ke-4 sampai hari ke-7

  3. Meneropong Telur

    lakukan peneropongan telur minimal 3 kali yaitu pada hari yang ke 3, ke 14 serta di hari ke 18.

  4. Memutar Telur Tetas

    lakukan pada hari ke-4 sampai hari ke-18 untuk ayam kampung. Dalam 1 hari telur diputar minimal 3 kali. Lebih baik lagi bila tiap 3 jam telur dibalik agar hasilnya maksimal.

  5. Pendinginan Telur

    Pendinginan telur perlu dilakukan tidak hanya pada mesin tetas bahkan ayam yang sedang mengeramipun secara naluri akan mendinginkan telurnya dengan cara meninggalkan telurnya untuk sementara waktu kemudian bergulung-gulung di atas tanah. Untuk mesin tetas proses pendinginannya pada saat telur diambil satu persatu kemudian diteropong untuk mengetahui apakah telur yang kita tetaskan di mesin penetas tersebut fertil atau tidak. Dapat kita lakukan dengan membuka pintu mesin penetas sekitar 10-15 menit.

  6. Menjelang menetas/periode kritis ke-2

    Banyak pada periode ini penetas yang gagal menghadapinya. Pada 3 hari terakhir telur tidak perlu diputar lagi. Untuk mengurangi resiko kegagalan maka kelembaban perlu dinaikkan sedikit dan telur perlu disemprot dengan sprayer untuk membantu agar proses peretakan telur berjalan dengan baik. Agar tidak terjadi kematian maka suhu tetap dipertahankan agar stabil.

  7. Masa Transisi

    Anak ayam yang sudah menetas dibiarkan saja sehingga bulu-bulunya akan mengering dengan sendirinya. Setelah mengering segera pindahkan dari mesin penetas agar tidak mengganggu proses penetasan telur-telur yang lain. Hal ini bila dibiarkan dan ayam tidak di pindah maka anak ayam yang telah menetas tersebut bisa mengalami kematian karena dehidrasi dan mengakibatkan kematian. Siapkan tempat yang nyaman seperti box khusus atau bisa juga dengan kardus karton dengan dialasi jerami dengan di tambah lampu pemanas agar anak ayam tetap hangat.

Kata terkait:

harga mesin penetas telur, cara kerja mesin penetas telur, cara menetaskan telur bebek, mesin penetas telur sistem otomatis, cara menetaskan telur itik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *