Cara Beternak Ayam Serama dari Sang Pakar.

Banyak orang memelihara ayam serama karena tertarik akan tubuhnya yang mungil dan gerak-geriknya yang lucu. Yah, ayam serama adalah ayam yang berasal dari negeri Jiran Malaysia. Memiiki postur yang kerdil, mungil dan diklaim sebagai ayam terkecil di dunia. Bobot ayam serama jantan asli hanya sekitar 350gram, sedangkan untuk ayam betina sekitar 300 gram. Namun dalam perkembangannya setelah melalui perkembang biakan yang terus menerus tanpa adanya perbaharuan, ayam serama dewasa kini memiliki bobot hampir 500 gram. Dengan ukuran yang kecil, kaki yang pendek, acapkali ayam serama kesulitan dalam melakukan perkawinan, atau kesulitan dalam memperkembangbiakkan ayam ini. Nah dibawah ini akan kami bahas mengenai cara beternak ayam serama dari sang pakar.

Foto Ayam Serama

Foto Ayam Serama

Adalah Bapak Ir. Rudiasfie Sjofinal adalah salah satu pakar ayam serama, menurut beliau perkembangbiakkan ayam serama sedikit terhambat karena ukuran kaki ayam serama jantan yang pendek sehingga sulit untuk melakukan penetrasi ketika hendak kawin. Sehingga karena hal tersebut cara beternak ayam serama harus diperhatikan dan dilakukan dengan insentif. Pemberian makanan ayam serama bisa diberikan seperti ayam hias jenis lain yaitu poer, dedak, jagung yang diberikan tambahan vitamin. Kandang harus terlindung ketika hujan datang, karena jika tidak terlindung dari air hujan, ayam serama akan mudah terkena penyakit.

Menurut pengakuan dari Ir. Rudiasfie Sjofinal , beliau sering membantu ayam jantan nangkring diatas ayam betina. Teknik perkawinan ini dilakukan yaitu dengan cara memegang ayam betina lalu disodorkan ke ayam serama jantan. Namun ada beberapa syarat diantaranya kedua ayam serama yaitu ayam jantan dan ayam betina sudah siap kawin, dengan usia minimal 6 bulan. Akan lebih baik jika digunakan usia yang antara 8-12 bulan. Ketika dipegang, ayam serama betina biasanya akan berperilaku jonggok ketika dipegang punggungnya. Selain itu beliau terkadang melakukan pergiliran yaitu 1 ayam serama betina diberikan kepada 3 ekor jantan dengan jarak waktu sekitar 2-3 jam. Melalui cara perkawinan teknik ini diharapkan peluang keberhasilannya lebih besar.

Ayam serama adalah ayam yang unik, meskipun memiliki ukuran tubuh yang kecil, ayam serama adalah ayam yang memiliki nafsu yang tinggi. Dan pejantan ayam serama tidak gentar dan segan-segan keitka cinta pada ayam yang memiliki ukuran yang lebih besar. Kesuburan ayam serama dipengaruhi oleh kesehatan fisik. Selain itu untuk produksi telur ayam serama betina, produktivitas telur dipengaruhi oleh cuaca, jika cuaca sedang dingin biasanya produksi telur menurun. Sebab sebagian besar pakan digunakan untuk produksi energi guna mempertahankan panas badan. Jadi, ayam serama yang dipelihara di daerah dingin harus memperoleh pakan dengan kandungan karbohidrat tinggi. Semisal jagung.

Ketika Anda mengikuti kontes ayam serama, hendaknya jangan dikawinkan. Atau dipisahkan antara pejantan dan betina ayam serama agar ketika kontes bisa tampil lebih berani karena saat itu akan memiliki nafsu birahi yang tinggi. Ayam serama juga harus dilatih berkonsentrasi supaya tampil prima di atas panggung. Ia tidak boleh mematok karpet atau kabur dari panggung. Jadi ayam cebol ini harus tak jemu-jemu bergaya dan berkokok lantang di atas cat walk. Sebetulnya merawat ayam serama dan cara mengawinkannya ini tidak terlalu sulit juga, asal kita selalu memperhatikan aspek kebersihan dan pemberian pakan yang bagus, memang lebih bagus lagi jika pakan yang kita berikan dicapur juga dengan konsentrat.

Nah, demikianlah artikel kami tentang cara beternak ayam serama dari sang pakar. Silahkan hubungi kami kapan saja untuk mendapatkan ayam serama berkualitas :

Call/SMS : 0812 2028 8686 

Call/SMS/WHATSAPP : 0856-4772-3888

Email : hobiternakmail@gmail.com

Summary
product image
Author Rating
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
2.5 based on 15 votes
Brand Name
jualayamhias.com
Product Name
Ayam Serama
Price
Rp. 350.000
Product Availability
Pre-Order Only

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *