Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Saat akan Beternak Golden Pheasant

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Saat akan Beternak Golden Pheasant

Ayam golden pheasant (ayam hong) berasal dari dataran Cina. Ayam ini mempunyai nama lain Chrysolophus pictus) termasuk ordo Galliformes (burung gallinaceous)  dan keluarga Phasianidae. Meskipun dari postur tubuhnya mirip dengan burung namun kita menggolongkan ke dalam jenis ayam. Orang Cina menyebutnya dengan ayam Hong. Sedangkan di Indonesia mengenalnya dengan ayam pegar emas. Walaupun habitat aslinya dingin namun dapat dikembangkan didaerah tropis seperti Indonesia. Ayam ini diyakini dapat mendeteksi adanya getaran seperti gempa.

Ayam ini mempunyai keistimewaan bulunya yang berwarna keemasan (gold). Ia mempunyai panjang 90-105 cm untuk ayam pegar emas dewasa. Pegar emas mempunyai ekor yang panjang sekitar dua pertiga total panjang ayam. Pada bagian muka, dagu dan leher berwarna keemasan dengan corak berlapis. Pial berwarna emas. Punggung berwarna hijau. Pada bagian dada berwarna merah. Pada bagian punggung dekat sayap berwarna biru.

Ayam Golden Pheasent Dewasa

Ayam Golden Pheasent Dewasa

Perbedaan antara pejantan dan betina dapat jelas terlihat setelah ayam pegar berumur 5 bulanan dimana pejantan berwarna lebih mencolok dan postur tubuhnya lebih besar dibandingkan betina. Pada saat masih anakan, perbedaan itu masih samar.

Kapan masa kawin ayam golden pheasant?

Ayam pegar betina mulai memasuki masa kawin setelah berumur diatas 1 tahun. Sedangkan ayam pegar jantan minimal berumur 1,5 tahun. Saat masa kawin, pejantan memiliki panggilan dengan suara khas kepada betina. Ayam pegar bertelur sekitar 8-12 butir dalam sekali periode bertelur. Ayam jenis ini memang tidak banyak menghasilkan telur dibandingkan jenis pegar kalung. Ayam ini termasuk kurang bisa mengerami telurnya untuk itu bisa dititipkan pada indukan ayam lain. Waktu yang dibutuhkan untuk menetas sekitar 23 hari. Setelah menetas, anakan dapat dipindahkan ke kandang.

Bagaimana cara menghasilkan anakan ayam golden pheasent yang berkualitas?

Setelah anakan menetas dan besar, agar mempunyai kualitas yang bagus maka anakan yang jantan dapat dikawinkan dengan indukan betina, sedangkan anakan betina akan dikawinkan dengan indukan jantan. Cara ini diyakini akan dapat mempertahankan gen yang bagus agar golden pheasant yang kita pelihara terjaga kualitasnya.

Makanan ayam pegar cukup mudah didapatkan di sekitar lingkungan kita. Makanan bisa berupa voer atau BR, jangkrik, serangga, biji-bijian, buah-buahan seperti apel dan pepaya matang. Jika mempunyai ulat hongkong juga bisa.

Menjaga kebersihan kandang

Saat memelihara ayam pegar, kita perlu membersihkan kandang. Di samping itu dalam sebulan sekali, kandang perlu disemprot menggunakan disinfectant agar terbebas dari penyakit. Tempat makan dan minum juga perlu rutin dibersihkan karena bisa menjadi sarang dan media penularan yang efektif antar ayam. Untuk itu perlu selalu membersihkannya. Luas kandang perlu diperhatikan agar tidak terlalu sempit. Ketinggian kandang minimal 2 meter.

Ayam pegar termasuk ayam yang banyak digemari pecinta ayam hias karena keindahannya. Walaupun harganya diatas rata-rata harga ayam hias lain namun, banyak orang yang rela merogoh kocek lebih dalam karena ayam ini termasuk ayam yang bisa dijadikan hiburan. Apalagi peternak ayam ini belum merata menyebar di seluruh Indonesia menjadikan bisnis ini bisa berkembang dengan lebih luas lagi.

Ayam Golden Pheasent Dewasa

Ayam Golden Pheasent Dewasa

Kami dari jualayamhias.com menyediakan berbagai jenis ayam pheasant dewasa siap produksi. Bagi anda yang lebih memilih bibit atau anakan ayam ringneck pheasent , untuk jenis lainnya tersedia indukan. kami juga bisa mengirimkan ke seluruh penjuru Indonesia yang terjangkau kargo hewan. Untuk ayam pheasent dewasa juga bisa  Anda pesan di jualayamhias.com. Lihat daftar harga ayam hias terbaru di DAFTAR HARGA dan hubungi kami sekarangdi:

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

 

Kata terkait:
makanan ayam golden pheasant, jenis-jenis ayam pheasant, harga ayam golden pheasant, kandang ayam pheasant, sejarah ayam golden pheasent

 

One thought on “Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Saat akan Beternak Golden Pheasant

  1. Pingback: Beternak Golden Pheasant : Cara Beternak Golden pheasant

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *