Beternak Burung Kenari Menggunakan Sistem Cabut Pejantan

By | September 6, 2016

Beternak Burung Kenari Menggunakan Sistem Cabut Pejantan

Beternak Burung Kenari menggunakan sistem cabut pejantan sekarang ini banyak dipilih para peternak Burung Kenari di Indonesia karena dirasa lebih menguntungkan dan lebih hemat. Beternak Kenari dengan sistem cabut pejantan maksudnya yaitu mengawinkan Kenari Jantan dengan Kenari betina didalam sangkar betina, setelah proses perkawinan selesai Kenari jantan langsung dikembalikan lagi disangkarnya, agar dapat dikawinkan dengan Kenari betina lainnya.

Dalam menerapkan sistem cabut pejantan, peternak perlu menyediakan beberapa indukan Kenari betina. namun sebelum memulai melakukan sistem cabut penjantan ini, kita perlu memilih indukan baik Kenari jantan maupun Kenari betina yang berkualitas yang mana hal ini akan mempengaruhi keturunannya kelak.

Burung Kenari

Burung Kenari

Bagaimana cara memiliki Burung Kenari pejantan yang baik?

Berikut ciri-ciri Burung Kenari pejantan yang baik

  1. Pastikan Kenari pejantan dapat membuahi Kenari betina
  2. Memiliki ven atau alat kelamin yang besar
  3. Memilih pejantan yang mampu merayu dan mengawini betina
  4. Memilih indukan pejantan yang memiliki warna bulu yang bagus
  5. Pastikan jenis Kenari yang dipilih adalah jenis Kenari yang memiliki postur tubuh yang besar

Selain memilih indukan Kenari pejantan yang baik, kita juga perlu untuk memilih beberapa indukan Kenari betina yang juga memiliki kualitas yang baik

  1. Memilih betina yang produktif dan pandai merawat anak
  2. Memiliki warna yang bagus dan postur tubuhnya proporsional
  3. Berpostur besar terutama dari keturunan F1, F2 agar menghasilkan anakan yang besar juga. sehingga saat dijual dapat menghasilkan nilai yang tinggi

Bagaimana cara beternak Burung Kenari menggunakan sistem cabut pejantan?

Berikut cara beternak Burung Kenari menggunakan sistem cabut pejantan

  1. Tempat untuk Kenari pejantan adalah sangkar gantung yang memiliki ukuran yang cukup besar. untuk Kenari betina berikan tempat khusus ternak yaitu sangkar box.
  2. Bila penjantan dan betina sedang dalam keadaan birahi, maka bisa masukkan Kenari pejantan ke sangkar Kenari betina pada pagi hari. biasanya akan melakukan perkawinan segera.
  3. Bila pasangan Kenari tersebut sudah melakukan perkawinan 2 kali, maka untuk Kenari pejantan sebaiknya segera pisahkan dari sangkar betina.
  4. Setelah itu untuk Kenari pejantan bisa dilakukan perkawinan lagi dengan betina lainnya, salah satu kelebihan dari sistem cabut pejantan ini salah satunya memang untuk Kenari pejantan hanya membutuhkan satu ekor saja.
  5. Biasanya lama untuk proses perkawinan yaitu 4 hari dengan begitu Kenari tidak perlu dikawinkan lagi sehingga peternak tinggal menunggu Kenari betina bertelur
  6. Dalam proses penjodohan pemberian pakan tambahan seperti Buah Apel, telur puyuh maupun telur rebus diperlukan sebagai ekstra fooding atau makanan tambahan.
  7. Untuk pemeliharaannya baik Kenari jantan maupun Kenari betina sebaiknya dilakukan penjemuran secara rutin yaitu pada saat pagi hari sekitar jam 07.00- 09.00.
Burung Kenari

Burung Kenari

Dalam beternak Burung Kenari memang setiap peternak memiliki cara tersendiri untuk menerapkan setiap sistemnya. Beternak Kenari dengan sistem cabut merupakan salah satu sistem yang banyak diterapkan oleh para peternak Burung Kenari di Indonesia yang mana dianggap lebih hemat dan menguntungkan dari segi ekonomi.

Kata Terkait: Kenari, Burung Kenari, Jenis Kenari, Ternak Kenari, Suara Kenari, Kicau Kenari, Jual Burung Kenari, Harga Burung Kenari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *