Jenis-Jenis Ayam Buras di Indonesia

Jenis-Jenis Ayam Buras di Indonesia

Di Indonesia terdapat beberapa jenis hewan unggas. Ayam merupakan hewan unggas yang banyak ditemukan di Indonesia.  Salah satunya adalah ayam buras. Disebut ayam buras adalah singkatan dari ayam bukan ras, ayam ini adalah ayam lokal Indonesia yang keberadaannya hampir diseluruh pelosok di Indonesia dengan berbagai jenisnya, mengapa dikategorikan ayam ras dan ayam buras? hal ini dikarenakan untuk membedakan antara ayam lokal dan ayam import.

Ayam buras berasal dari ayam liar yang sudah didomestikasi yaitu ayam hutan hijau, ayam hutan merah dan ayam hutan jingga ceylon yang telah sekian lama mengalami perkembangan  sehingga munculah berbagai jenis ayam buras dengan karakteristik dan cirikhasnya masng-masing.

Jika dilihat ayam buras memang memiliki keunggulan yang dapat beradaptasi dengan cepat dilingkungannya, namun hewan ini juga memiliki kelemahan diantaranya yaitu pertumbuhannya yang lambat, angka kematian anak ayam yang tinggi, hal itu disebabkan karena dalam pengasuhannya yang lama, sehingga anaknya bisa menjadi sasaran predator bagi indukannya.

Dalam dunia peternakan ayam buras tidak dikenal dengan tipe ayam pedaging maupun ayam petelur. Ayam buras dipelihara tidak untuk diseleksi sebagai ayam petelur maupun ayam pedaging.  Ayam ini memang paling tepat untuk dijadikan sebagai ayam hias dengan keeindahan suara dan bulunya.

Ada berapakah ayam buras di Indonesia?

Di Indonesia sebenarnya jenis ayam buras jumlahnya banyak, akan tetapi berikut 5 dari beberapa jenis ayam buras di Indonesia diantaranya

  1. Ayam Kampung

Ayam kampung adalah salah satu ayam buras yang sangat dikenal di Indonesia. Ayam kampung biasa dipelihara untuk diambil daging dan telurnya. Ayam ini berasal dari domestikasi ayam hutan oleh para petani lokal. Namun ada juga yang menyebutkan ayam ini berasal dari Cina. Pertumbuhan ayam ini memang tergolong lama, dapat dikonsumsi ketika sudah berumur 8 atau 12 bulan. Dan dapat bertelur setelah berumur lebih dari 6 bulan.

  1. Ayam Bangkok

Ayam bangkok secara umum ayam ini dipelihara memang untuk sekedar hobi. Ayam ini berasal dari Cina dan dikembangkan di Thailand. Di Indonesia dikenal dengan nama Ayam Bangkok.  Ayam bangkok dikenal dengan tubuhnya yang tegap dan dada yang tegap. Karena ayam bangkok dipelihara sebagai hobi sehingga ayam ini memiliki harga yang cukup tinggi

Ayam Bangkok

  1. Ayam Pelung

salah satu dari berbagai jenis ayam buras yang ada di Indonesia. Ayam pelung berasal dari daerah Cianjur Jawa Barat. Memiliki pertumbuhan yang cepat. Ayam pelung juga dipelihara sebagai hobi, suara kokoknya yang panjang dan merdu sering dijadikan ajang kontes ayam pelung.

  1. Ayam Kedu

Ayam kedu berasal dari Temanggung Jawa Tengah. Ayam kedu adalah hasil persilangan antara ayam dorking dan ayam lokal dari daerah Jawa Tengah. Jenis ayam buras ini biasa dipelihara untuk diambil daging dan telurnya. Selain itu ayam ini juga banyak yang memeliharanya untuk sekedar hobi. Ayam kedu hitam atau ayam cemani yang lebih banyak dipilh sebagai ayam hias.

Ayam Kedu Hitam

Ayam Kedu Hitam

  1. Ayam Arab

Dari asal-usulnya ayam ini memang banyak pendapatnya. Ada yang mengatakan berasal dari Jazirah Arab dibawa oleh TKI dan dikembangkan di Malang, namun ada juga yang mengatakan ayam arab berasal dari Belgia. Ayam ini memiliki ciri-ciri pada bulu di kepala hingga leher berwarna putih, hal ini yang membuat ayam ini dinamakan sebagai ayam arab.

Dilihat dari fisiknya ayam ini memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibanding ayam kampung lokal.

Dilihat dari jenis ayam buras memang memiliki banyak jenis yaitu ayam pelung, bangkok, arab, kedu, nunukan, ketawa, ayam gaok dan jenis ayam buras lainnya.

Jika anda menginginkan DOC Ayam Kampung Super. Di jualayamhias.com kami menyediakan DOC  ayam Kampung super silahkan hubungi sekarang di :

SMS/CALL
0812 2028 8686

WHATSAPP
0856 4772 3888

 

Kata Terkait : Ayam Kampung, Ayam Buras, Jenis Ayam Buras, DOC Ayam Kampung Super, Jual DOC Ayam Kampung Super

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *