3 Tahap Ternak Ayam Poland Ayam Berjambul

3 Tahap Ternak Ayam Poland Ayam Berjambul

Ayam Poland merupakan salah satu jenis ayam unik yang berasal dari Belanda. Ayam ini biasa disebut dengan ayam Polish, Ayam Polandia, Ayam Mahkota atau Ayam Jambul. Cara membedakan Ayam Poland dengan jenis ayam yang lain bisa Anda lihat di bulu kepalanya yang cukup lebat sehingga sampai menutupi matanya. Bulu yang menghiasi Ayam Poland hampir di seluruh kepala ayam layaknya menggunakan caping dari bulu ayam. Dahulu ayam ini berasal dari Mongolia yang dibawa oleh pedagang ke Eropa Timur. Namun pada abad ke 16 diumumkan bahwa ayam poland merupakan keturunan asli dari Belanda.

Dahulu Ayam Poland hanya dipelihara oleh kalangan tertentu, tetapi seiring berjalannya waktu ayam poland dapat dipelihara oleh semua orang dari berbagai kalangan. Di Indonesia, kebanyakan ayam poland dipelihara sebagai ayam hias, atau tujuan yang lain yaitu untuk pameran atau sebagai penghias halaman rumah. Ayam Poland memang banyak digemari oleh masyarakat, tidak hanya di Indonesia, di dunia pun ayam ini cukup populer.

Ayam Polan Dewasa

Ayam Polan Dewasa

Ayam Poland mempunyai corak yang bermacam-macam, ada yang berwarna hitam, putih polos di seluruh badannya, kekuningan, kecoklatan, kemerahan, abu-abu bahkan persilangan dari warna-warna tersebut. Bagi Anda yang ingin memelihara Ayam Poland tentu masih banyak peluang untuk mengembangbiakkannya. Tahapan dalam memelihara Ayam Poland yaitu:

  1. Persiapan Kandang

Dalam memelihara Ayam Poland, sebaiknya buatkan kandang yang berukuran sekitar 60 cmx 90cmx 60 cm. Satu kandang bisa berisi 3 ekor ayam poland yang sudah dewasa. Sebaiknya kandang, Anda tutup dengan menggunakan kain agar tidak terkena hembusan angin, mengingat Ayam Poland mudah terserang penyakit. Namun dengan pemeliharaan yang baik tentu akan mengurangi resiko terserang penyakit. Suhu yang cocok untuk Ayam Poland adalah 20-30°C.

Ayam Polan Dewasa

Ayam Polan Dewasa

  1. Pengembangbiakan Ayam Poland

Cara mengembangbiakkan Ayam Poland bisa dengan mengawinkan ayam poland yang sudah dewasa kira-kira sudah berumur 8 bulan dan mempunyai kualitas yang bagus. Ayam Poland merupakan ayam yang cukup pandai bertelur, ayam ini bisa menghasilkan telur sebanyak 10-20 butir. Jika Anda ingin memelihara ayam poland untuk menghasilkan anakan yang banyak, bisa dengan menetaskan telur ayam poland dengan mesin penetas. Sehingga indukan Ayam Poland bisa dipersiapkan untuk dikawinkan kembali setelah 1 minggu. Telur ayam bisa menetas dalam kurun waktu 21 hari.

Ayam Polan Dewasa

Ayam Polan Dewasa

  1. Pemeliharaan Ayam Poland

Setelah 21 hari telur Ayam Poland akan menetas, maka sediakan box pemanas untuk anakan yang baru saja menetas. Pakan yang bisa diberikan berupa voer, jagung pecah dengan perbandingan 3:2. Pakan diberikan sebanyak 1 kali.

Anak Ayam Poland berusia di bawah 1 bulan bisa Anda berikan vaksin ND (Tetelo), AI (Avian Influenza). Dalam pemberian vaksin usahakan ayam dalam kondisi sehat, hal ini untuk mengurangi resiko kematian anak ayam. Anda bisa melakukannya pada anak ayam yang baru berumur 4-6 hari, dan bisa Anda ulangi setiap 4 bulan sekali.

Untuk menjaga daya tahan tubuh ayam bisa dengan memberikan vitamin setiap harinya melalui makan yang Anda berikan. Selain itu untuk menjaga kesehatannya bisa diberikan irisan daun pepaya sebagai menu selingan. Bila cuaca sedang tidak menentu (terlalu dingin) bisa berikan sedikit jahe pada minuman Ayam Poland agar tetap merasa hangat.

Ayam Poland Usia 5 Bulan

Ayam Poland Usia 5 Bulan

Bagi Anda yang ingin memiliki ayam polan dapat menghubungi kami kapan saja, kami menyediakan ayam polan berbagai usia, mulai usia 1 bulan hingga usia dewasa / indukan.

Silahkan Hubungi kami kapan saja di :
Call/SMS : 0812-2028-8686
Call/SMS/WHATSAPP : 0856-4772-3888
Email : [email protected]

Kata Terkait:
Ayam Jambul, Ayam mahkota, Ayam polan, Jual ayam jambul, jual ayam polan ternak, ternak ayam polan, budidaya ayam polan, peternak ayam poland, harga ayam polan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *